Categories
Berita

Cegah penyebaran Covid-19, Maiji Business School berlakukan perkuliahan online

Merebaknya virus covid-19 membuat sejumlah kampus menerapkan sistem perkuliahan secara online, termasuk Maiji Business School. Langkah ini diambil terkait himbauan Presiden untuk belajar, agar tidak terjadi penyebaran virus covid-19 yang meluas.

Perkuliahan online ini diklaim membantu mahasiswa lebih fleksibel dan nyaman serta aman untuk belajar di rumah, selain itu menjaga social distancing sesuai dengan kebijakan Presiden Jokowi.

Berikut ini beberapa foto para Mahasiswa dan dosen sedang melakukan perkuliahan online pada hari selasa 7 April 2020.

Perkuliahan online mata kuliah Innovation Ecosystem.
Perkulian online mata kuliah Marketing Research.
Categories
Berita

Ujian Akhir Semester Maiji Business School

Para mahasiswa sedang melakukan ujian akhir semester mata kuliah Teori Ekonomi, dimana mahasiswa fokus mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh Dosen.

Categories
Akademik

Kalender Akademik 2019 – 2020

Semester Ganjil 2019-2020

  •  1 July – 30 Agustus 2019        : Pendaftaran Mahasiswa Baru
  •  29 July – 24 Agustus 2019         : Daftar Ulang Administrasi (pembayaran SPP) mahasiswa lama
  •  29 July – 31 Agustus 2019         : Daftar Ulang Akademik (pengisian KRS) mahasiswa lama
  •  5 Agustus – 30 Agustus 2019       :  Pendaftaran Mahasiswa Baru
  •  16 September – 30 Desember 2019   : KULIAH SEMESTER GANJIL (2019/1)
  •  16 September – 15 Oktober 2019    : Pelaporan PDPT 2018/2
  •  28 Oktober – 31 Oktober 2019      : UTS (Ujian Tengah Semester)
  •  16 Desember – 20 Desember 2019    : UAS (Ujian Akhir Semester) semester ganjil
  •  30 Desember 2019                                       : Batas Akhir Pengumuman Nilai Ujian dan Pengisian KHS

*3 Januari 2020                                                       : Batas Akhir Evaluasi Keberhasilan Studi Mahasiswa

*10 Januari 2020                                                            : Batas Akhir Semester Ganjil

Semester Genap 2019-2020

*15 Januari 2020 – 31 Januari 2020                            : Daftar Ulang Administrasi (pembayaran SPP)

* 15 januari 2020 – 31 Januari 2020                            : Daftar Ulang Akademik (pengisian KRS)

* 3 februari 2020 – 15 Juni 2020                                  : KULIAH SEMESTER GENAP (2019/2)

* 24 Februari 2020 – 15 April 2019                               : Pelaporan PDPT 2020/1

* 16 Maret 2020 – 20 Maret 2020                                : UTS (ujian tengah semester)

* 8 Juni 2020 – 12 Juni 2020                                         : UAS (ujian akhir semester genap)

* 22 Juni 2020                                                                   : Batas Akhir Pengumuman Nilai Ujian dan

Pengisian KHS

* 24 Juni 2020                                                                   : Batas Akhir Evaluasi Keberhasilan Studi Mahasiswa

* 13 Juni 2020                                                                    : Batas Akhir Semester Genap

KEGIATAN KAMPUS                                                     TANGGAL

Kemahasiswaan – Fotografi                                  September 2019 – Juni 2020

Categories
Berita

Seminar & Workshop BUAS – Hypnotic Copywriting & Storytelling

Dalam perkembangan dunia digital dan industri kreatif, kita mungkin semakin sering mendengar profesi Copywriter, yaitu orang yang menciptakan salinan atau kata-kata yang ampuh sebagai alat promosi dan bisa disebut dengan copywriting. Istilah copywriting sendiri sudah tidak asing lagi dalam industri kreatif, karena menjadi salah satu skill yang dibutuhkan para content creator.

Menariknya, kini ada teknik yang mungkin baru kita kenal dalam penulisan kreatif ini, yaitu Hypnotic Copywriting. Dalam Seminar & Workhop BUAS yang diadakan Maiji Business School hari Sabtu tanggal 4 Mei 2019, Materi Hypnotic Copywriting ini dibawakan oleh Asep Herna. Melalui materi ini, audiens diberikan ilmu tentang rahasia kemampuan menyentuh alam bawah sadar dan emosi melalui kata-kata.

Asep herna juga memaparkan bahwa manusia memiliki mekanisme pemikiran Conscious Mind dan Subconscious Mind, yang mana ternyata sebuah pesan menjadi sangat efektif ketika menyentuh subconscious mind (emotional benefit), bukan concious mind (rational benefit). Sehingga komunikasi yang lebih efektif justru berada pada dimensi di luar rasionalitas. Oleh sebab itu dalam membuat konten atau kampanye, suatu brand akan berusaha menyentuh audiens secara emosionalnya. Pola bahasa hipnosis ini bisa menjadi sangat powerful bila diaplikasikan dalam proses copywriting.

Sebagai ahli hypnotherapist bersertifikat, Dalam event ini Asep herna juga mengajak peserta workshop untuk melakukan  DEMO IDENTIFIKASI SUGESTIBILITAS dengan melakukan hipnotis yang menyentuh alam bawah sadar kita serta mengikuti instruksi yang diberikan, selain itu peserta juga diberi sugesti untuk melakukan hal-hal yang positif kedepannya.

Selain Hypnotic Copywriting dalam Seminar & Workshop BUAS juga memberikan Materi Storytelling yang dibawakan oleh Budiman Hakim. Seorang Storyteller, Creative Director, dan copywriter profesional dengan segudang pengalaman di dunia periklanan, sekaligus penulis beberapa buku tentang pemasaran kreatif dan copywriting.

Lewat  materi storytelling ini, Budiman hakim memaparkan fakta bahwa bercerita membuat orang lebih mudah mengingat pesan yang disampaikan, sehingga ia mempunyai pemahaman bahwa bercerita merupakan marketing yang terbaik. Ia juga menjelaskan beberapa teknik marketing yang biasa dilakukan, diantaranya, Rough Selling, Hard Selling, Soft Selling, dan Covert Selling. Dimana letak storytelling sendiri ada diantara Soft Selling dan Convert Selling.

Dalam Storytelling, brand disembunyikan di akhir atau awal cerita dengan kadar surprisenya yang tinggi, sehingga orang akan tetap mendengar bahkan mau share cerita tersebut meskipun mereka tau bahwa itu adalah iklan.

Tidak hanya wawasan, tapi juga begitu besar ilmu yang bisa didapat dari Seminar & Workshop BUAS ini. Kapan lagi sharing bersama ahlinya langsung dengan benefit ilmu yang bisa diterapkan di era digital yang moderen, seperti dalam membuat konten atau kampanye suatu brand. Sehingga sangat bagus untuk mengasah skill kita tanpa mengenal batasan usia.

Categories
Berita

Free Class “Good Content for Social Media” Bersama Dini Fitria

Generasi milenial sekarang menjadi generasi yang paling melek internet. Adanya revolusi membuat orang-orang yang awalnya mencari informasi melalui buku sekarang jadi bergeser melalui internet. Begitupun dengan kebiasaan menulis, karena internet digunakan pula untuk menyalurkan informasi, bahkan ada juga yang dijadikan media curhat. Meski demikian, eksistensi buku tidak akan bisa hilang. Karena gaya hidup masyarakat yang hobi membaca dan sensasi berbeda ketika membaca buku.

Dalam penggunaan internet, social media kerap menjadi wadah berbagi. Seperti namanya, fungsi utama platform social media digunakan untuk bersosialisasi, namun kini fungsi social media semakin meluas. Lalu bagaimana agar social media itu sendiri digunakan dengan benar dan positif di era digital ?. Menjawab hal tersebut, Maiji Business School melakukan kegiatan Free Class untuk anak sekolah dan juga umum dengan tema “Good Content for Social Media” yang dibawakan oleh Dini Fitria, Seorang Penulis dan Contentpreneur.

Free Class yang dilaksanakan hari Sabtu, 26 Januari 2019 di Cubiqle Center ini menarik banyak peminat. Melalui Sharing ini, Dini Fitria berbagi kepada audiens bagaimana cara membuat konten yang bagus di era digital seperti sekarang. Kegiatan ini juga membuka wawasan mengenai goals dalam memainkan social media serta bagaimana menyaring konten yang memang bermanfaat untuk di-share.

Eratnya hubungan manusia dengan digital menuntut orang-orang untuk bisa melakukan penyesuaian. Di jaman yang berbeda, tentunya cara seseorang dalam memainkan social media akan berbeda. Hal ini juga dijelaskan melalui Free Class ,tentang bagaimana perbedaan penggunaan social media antara dulu dan sekarang ?.

Selain bersosialisasi, sekarang social media juga digunakan untuk berbisnis. Dalam mengembangkan bisnisnya, Dini Fitria juga mengajarkan tips-tips yang sangat bermanfaat untuk prospek bisnis. Seperti bagaimana men-treat customer dengan menyentuh kebutuhan mereka melalui konten produk yang kita posting, salah satunya bisa dengan mengkolerasikan dengan momen, agar mereka tidak hanya sekedar mau membeli tapi kita bisa berperan sebagai problem solving sehingga dapat menyentuh customer secara emosional.

Banyak hal yang dipelajari melalui sharing ini. Karena era yang semakin moderen, tentunya kita jangan sampai dikalahkan zaman. Disamping ruang lingkup belajar yang mendukung, kegiatan-kegiatan seperti ini juga sangat bermanfaat menambah wawasan dan menjadi bekal untuk generasi muda agar bisa moving forward.

Categories
Berita

Live Class Bersama “Bapak Blogger Indonesia”, Enda Nasution

Era digital merupakan tren bagi generasi muda di Indonesia, karena Indonesia memiliki potensi dalam menumbuhkembangkan kewirausahaan, dan 27% di antaranya adalah penduduk muda. Untuk itu diperlukan pengetahuan sebagai pendamping dan dukungan untuk calon entreupreneur muda Indonesia.

alah satu sosok yang berpengalaman dalam bidang tersebut adalah Enda Nasution, yang dijuluki sebagai “Bapak Blogger Indonesia” karena keberaniannya mengambil langkah atas apa yang ia yakini, yaitu perkembangan digital yang potensial untuk entreupreneurship.

Hadirnya Enda sebagai dosen tamu di Maiji Business School, memberikan motivasi serta pembelajaran yang sangat bermanfaat. Dengan topik Media Entrepreneurship Trend in Digital Era, Founder Survana ini berbagi tentang bagaimana perkembangan di dunia digital. Mahasiswa juga didukung untuk bisa berinovasi dan kreativitas tinggi untuk agar mampu memiliki daya saing yang kuat.

Categories
Berita

Mengenal Media Entrepreneurship Bersama Dosen Tamu, Dewi Laila Sari

Media Entrepeneurship menjadi salah satu mata kuliah Maiji Businsess School. Lewat mata kuliah ini, mahasiswa dibekali pengetahuan tentang landscape terkini bisnis media. Salah satu pengajar dalam mata kuliah ini adalah Dewi Laila Sari, S.Pol, M.Sc, yang menamatkan gelar master bidang Media Innovation di Universitas Breda.

Dengan berbabagai pengalaman yang dimiliki Dewi di dunia media penyiaran, dalam mata kuliah ini mahasiswa dibekali pengetahuan tentang landscape terkini bisnis media. Mahasiswa pun didorong untuk memahami peluang dan tantangan media di era digital. Cara pandang yang lebih luas tentang kesempatan menjadi entrepreneur menjadi salah satu tujuan dari pembelajarannya. Sehingga mahasiswa bisa lebih mempersiapkan diri saat terjun langsung ke dunia industri yang mereka minati di era digital ini.

Categories
Berita

Kedatangan Dosen Tamu Ika Zain

Mengenal sosok Ika Zain, Lulusan muda ITB yang melanjutkan pendidikan masternya di San Fransisco. Saat ini Ika adalah seorang Vice President of Growth dari Amartha, sebuah platform digital yang memfasilitasi pendanaan usaha untuk ibu-ibu di pedesaan, lewat aplikasi digitalnya. Sebelum bergabung di Amartha, Ika membangun perusahaan agensi digital serta bekerja di Microsoft.

Ika juga tergabung sebagai Young Faculty Member di Institut Teknologi Bandung. Kali ini beliau menjadi salah satu dosen tamu di Maiji Business School. Berbekal pengetahuan di dunia industri kreatif serta memiliki wawasan teknologi dari Lembah Silikon. Ika membagikan pengalamannya sebagai inspirasi kepada mahasiswa.

Perjalanan merubah Amartha, dari koperasi konvensional jadi aplikasi fintech (teknologi finansial) peer to peer lending. Dirintis sejak 2010, Amartha kini telah berhasil menyalurkan total pendanaan sebesar Rp. 640 miliar. Sharing session yang Ika Zain berikan kepada Mahasiswa Maiji memberikan pengetahuan baru serta dan bertujuan untuk mengajarkan bahwa kemajuan teknologi digital sejatinya tidak memperlebar kesenjangan, tapi justru bisa mereduksi kemiskinan.

Categories
Berita

Kunjungan Langsung Mahasiswa Maiji Business School ke NET TV

Melakukan visit ke NET TV menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan Maiji Business School untuk para mahasiswa. Kunjungan ini juga menjadi kegiatan yang mendapati antusiasme tinggi baik dari mahasiswa maupun pihak NET TV.

Adanya aktivitas ini bertujuan untuk mengenalkan langsung kepada mahasiswa bagaimana kerja di dunia Industri TV baik dari segi manajemen dan juga bisnis. Sehingga mahasiswa dapat melihat realita dunia industri itu sendiri secara langsung. Kegiatan ini dipandu oleh Bapak Dede Apriadi, yaitu selaku pemimpin redaksi di NET TV yang memiliki sejumlah pengalaman terkait di dunia pertelevisian. Dalam kunjungan ini beliau berbagi pengalamannya kepada seluruh mahasiswa Maiji Business School serta mengajarkan bagaimana cara menerapkan sistem manajemen NET TV secara umum.

Tidak hanya sampai disitu, seluruh Mahasiswa juga berkesempatan mengunjungi seluruh area ruang kerja NET TV, mulai dari News Room, Command Center, Studio, dll. Kerjasama antara Maiji Business School dan NET TV menjadikan Maiji sebagai sekolah bisnis modern terdepan yang mampu menjadi jembatan bagi dunia pendidikan dengan industri.

Categories
Berita

NET dan Maiji Business School Latih Skill Siswa SMK

Revolusi Industri 4.0 membuka banyak peluang sekaligus menghadirkan tantangan yang tak ringan. Tantangan terutama untuk sumber daya manusia dan lembaga pendidikan. Hadirnya teknologi seperti kecerdasan buatan, teknologi informasi, perlahan akan menggantikan sumber daya manusia. Salah satu yang terancam dari fenomena ini adalah lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Lulusan SMK yang seharusnya langsung bisa bekerja kini terancam menjadi pengangguran.

Berangkat dari realitas ini, PT. NET Mediatama Televisi dan Maiji Business School menyelenggarakan pelatihan kelas industri dengan mengusung topik “Media Entrepreneurship Insight” untuk 100 orang siswa Kelas 11, SMKN 51 Jakarta Timur. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari, pada tanggal 27-29 November 2018.  Pada pelatihan ini, para praktisi penyiaran dari NET berkolaborasi dengan tim dosen Maiji Business School. Siswa SMKN 51 mendapatkan pembekalan wawasan tentang bisnis dan kewirausahaan dari pengajar Maiji Business School.

Sementara itu, para praktisi dari  NET memberikan wawasan seputar industri konten. Mulai dari pengenalan jenis media, mengidentifikasi target audience, hingga teknik produksi konten. Di hari terakhir, siswa diperkenalkan dengan platform NET Citizen Journalist sebagai salah satu peluang untuk mereka geluti sebagai pembuat konten bernilai jurnalistik.

Berbagai tema seputar media entrepreneurship juga banyak dibahas selama pelatihan, misalnya pengenalan landscape ekonomi kreatif sampai pemetaan ide bisnis. Siswa SMK didorong untuk membuka wawasannya seputar peluangnya menjadi wirausaha industri kreatif. Munculnya banyak platform digital membuka peluang menjadi contentpreneurship terbuka semakin lebar.

Antusiasme Siswa

Pengetahuan ini rupanya menjadi hal baru buat banyak siswa SMKN 51. Salah satunya Sabila Chaerani, siswa yang mengikuti pelatihan. “Sangat senang dan berterima kasih NET sudah mau berkunjung ke SMKN 51,” ujar Sabila. Ia mengaku mendapat banyak hal baru, termasuk tantangan agar mempunyai pemikiran lebih kreatif dan inovatif dalam menggali ide-ide baru. “Kreatif tapi menghasilkan duit. Usia remaja bisa menghasilkan uang sendiri lewat konten-konten yang kita buat,” lanjut Sabila.

Sabila kini duduk di kelas 11 SMKN 51. Remaja yang tinggal di Lubang Buaya, Jakarta Timur ini sudah punya rencana dan ide dari hasil pemikirannya selama mengikuti workshop. “Saya mau bikin konten tentang anak sekolah SMK. Berisi cerita sehari-hari yang lucu-lucuan, hiburan, tapi ada pelajaran dan edukasi. Saya mau bikin teasernya  di instagram dan kontennya di youtube,” ujar Sabila.

Sabila bahkan berani mengatakan bahwa menjadi content creator tak kalah menjanjikan daripada bekerja di satu perusahaan media. Ia pun mengaku tertarik dengan peluang sebagai jurnalis warga (citizen journalist). “Saya sebelumnya enggak tahu kalau video amatir kita bisa ditayangin di televisi. Ke depan saya mau kirim ke NET CJ,” lanjut Sabila.

Beda lagi dengan Muhamad Rizki Fadil, siswa kelas 11 SMKN 51 lainnya. Remaja asal Makasar ini mengaku mendapat wawasan berharga dari dosen Maiji Business School yang mengajarkan cara menuangkan rencana usaha lewat bisnis model canvas. “Sempat mengenal tentang ilmu bisnis model canvas, tentang pengambilan gambar dengan kamera biar enggak goyang. Jadi tahu juga ada citizen jurnalis,” papar Fadil.

Apresiasi Guru SMKN 51

Kelas industri juga mendapat apresiasi dari guru SMKN 51, Rizky Hanizar. “Secara keseluruhan sangat positif buat menambah wawasan siswa terlebih mengenai soft skill karena itu yang memang dibutuhkan,” tukas Rizky. Rizky menambahkan bahwa mindset siswa SMK langsung mau kerja, padahal mereka punya banyak peluang sebagai wirausaha dengan kemampuan hard skill yang mereka punya dalam bidang multimedia dan broadcasting.

“Anak-anak sebelumnya motivasi belajarnya tidak terlalu tinggi. Justru dengan pelatihan seperti ini jadi membantu anak-anak meningkatkan motivasi belajarnya,” imbuh Rizky.

Lebih dari itu, Rizki menaruh harapan besar untuk anak-anak didiknya di masa depan. “Kepercayaan industri belum terlalu baik pada SMK. Mudah-mudahan ada regulasi dari pemerintah yang bisa menjadi solusi,” kata dia.

Inisiatif dibuatnya kelas industri datang dari Education Development Center (EDC). Lembaga swadaya masyarakat ini menghubungkan antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jakarta dengan perusahaan-perusahaan yang relevan.”Misi kami link and match. SMK dengan jurusan yang relevan agar punya kontak langsung dengan industri yang akan mereka geluti”, kata Country Manager EDC, Priska Sebayang.

Dipilihnya SMKN 51 untuk didatangi tim pengajar dari NET karena sekolah ini menyediakan spesialisasi dalam bidang multimedia dan broadcasting. Di samping itu, motivasi kewirausahaan siswa dipertajam dalam pembekalan teori bisnis dari tim dosen Maiji Business School.

“Membuka wawasan dan kesempatan lebih luas agar siswa SMK bukan hanya siap kerja tapi bisa membuka lapangan kerja baru di bidang broadcasting dan multimedia,” lanjut Priska. EDC konsen pada peningkatan soft skill siswa SMK. Tahun 2019 mendatang, EDC berencana menggandeng kembali NET dan Maiji Business School untuk berbagi wawasan ke lebih banyak lagi SMK di Jakarta.

NET sudah setahun terakhir menjalin kemitraan erat dengan Maiji Business School, mulai dari penyusunan kurikulum, penyediaan tenaga pengajar dari praktisi industri penyiaran, sampai pemagangan mahasiswa. Awalnya bernama STIE Maiji, setelah bermitra dengan NET, kampus ini mengubah namanya menjadi Maiji Business School. Kelas industri bersama merupakan kegiatan pengabdian masyarakat NET dan Maiji Business School.