Categories
Berita

Menteri Ristekdikti Apresiasi Kemitraan NET dengan Perguruan Tinggi

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=K7M2u13ridM[/embedyt]

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

Dunia bisnis dituntut bergerak cepat dan lincah untuk merespons era revolusi industri keempat atau industry 4.0. Era yang ditandai dengan munculnya ekonomi model baru berkat kemajuan teknologi digital. Perguruan tinggi sebagai pemasok utama dunia kerja pun dituntut beradaptasi dengan perubahan ini. Selama ini industri menikmati lulusan perguruan tinggi untuk bekerja di perusahaannya, tetapi kerap dinilai belum memberi dukungan yang maksimal untuk kampus.

Terkait hal itu, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir mengapresiasi langkah PT. NET Mediatama Televisi yang telah menjalin kerja sama dengan salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta, yaitu Maiji Business School. “Mudah-mudahan yang dilakukan oleh NET TV bisa membantu mengembangkan pendidikan yang ada di Indonesia,” ujar Nasir saat berkunjung ke kantor NET di Jakarta, Kamis pagi, 5 Juli 2018.

“Ini sangat penting hubungan antara pendidikan dengan industri, dimana industri penyiaran seperti NET TV ini yang kami harapkan sebagai laboratorium untuk mahasiswa,” papar mantan Rektor Universitas Diponegoro ini. “Sehingga mahasiswa mendapatkan gambaran nyata yang terjadi di lapangan kerja,” lanjutnya.

NET resmi bermitra dengan Maiji Business School, sejak 8 Mei 2018 lalu. “Itu bisa untuk memperbaiki kurikulum, bisa memperbaiki sistem pengajaran, bisa mengembangkan model-model yang lebih baik lagi untuk pendidikan,” ujar Nasir.

Membangun jejaring antara perguruan tinggi dan dunia industri dibutuhkan untuk mendekatkan SDM yang dihasilkan relevan dengan kebutuhan industrinya. “Selamat kepada NET TV mudah-mudahan kerja sama bisa dilanjutkan terus untuk membangun pendidikan tinggi yang berkualitas,” pungkas Menristekdikti Mohamad Nasir.

 

 

sumber: https://netz.id

Categories
Akademik

Kurikulum

Maiji Business School membekali mahasiswanya dengan kurikulum yang relevan untuk menjawab tantangan Revolusi Industry 4.0 dan berkembangnya model bisnis baru di era digital. Setiap mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran sebanyak 150 SKS. Tak hanya di dalam kelas, mahasiswa juga akan melaksanakan pembelajaran yang aplikatif melalui kunjungan ke industri (business visit) dan berdiskusi dengan praktisi profesional (executive sharing).

Perpaduan antara pengetahuan teoritis dan wawasan aplikatif diterapkan untuk melahirkan praktisi bisnis dengan kompetensi yang komprehensif. Di dalam kurikulum Maiji Business School juga dilengkapi berbagai mata kuliah peminatan yang relevan dengan tantangan aktual bisnis global, misalnya: media entrepreneurship, broadcasting management, social media for business, disruptive innovation and new business models, small and medium sized enterprises, dan brand management and strategy.

Dengan pendekatan terintegrasi antara pendidikan dan industri maka kualitas lulusan diharapkan sudah siap berkompetisi di tiga pilar Maiji Business School, yaitu media, digital industry, dan creative business.

Categories
Akademik

Kalender Akademik

Semester Ganjil 2019-2020

* 1 July – 30 Agustus 2019             

Pendaftaran Mahasiswa Baru

* 29 July – 24 Agustus 2019 

Daftar Ulang Administrasi (pembayaran SPP) mahasiswa lama

* 29 July – 24 Agustus 2019   

Daftar Ulang Akademik (pengisian KRS) mahasiswa lama

* 5 Agustus – 30 Agustus 2019

Pendaftaran Mahasiswa Baru

* 16 September – 30 Desember 2019 

KULIAH SEMESTER GANJIL (2019/1)

* 16 September 2019 – 15 Oktober 2019     

Pelaporan PDPT 2018/2

* 28 Oktober – 31 Oktober 2019 

UTS (ujian tengah semester)

* 16 Desember – 20 Desember 2019 

UAS (ujian akhir semester) semester ganjil

* 30 Desember 2019 

Batas Akhir Pengumuman Nilai Ujian dan Pengisian KHS

*3 Januari 2020 

Batas Akhir Evaluasi Keberhasilan Studi Mahasiswa

*10 Januari 2020 

Batas Akhir Semester Ganjil

Semester Genap 2019-2020

*15 Januari – 31 Januari 2020 

Daftar Ulang Administrasi (pembayaran SPP)

* 15 januari – 31 Januari 2020   

Daftar Ulang Akademik (pengisian KRS)

* 3 februari – 15 Juni 2020 

KULIAH SEMESTER GENAP (2019/2)

* 24 Februari – 15 April 2019 

Pelaporan PDPT 2020/1

* 16 Maret – 20 Maret 2020 

UTS (ujian tengah semester)

* 8 Juni – 12 Juni 2020

UAS (ujian akhir semester genap)

* 22 Juni 2020 

Batas Akhir Pengumuman Nilai Ujian dan Pengisian KHS

* 24 Juni 2020     

Batas Akhir Evaluasi Keberhasilan Studi Mahasiswa

* 13 Juni 2020

Batas Akhir Semester Genap

 

KEGIATAN KAMPUS                                                     TANGGAL

Kemahasiswaan – Fotografi                                  September 2019 – Juni 2020

Categories
Berita

Sinergi NET TV dan PT Menyiapkan Lulusan Siap Kerja

CEO NET Mediatama Televisi Wishnutama Kusubandio dan Ketua MAIJI Business School Kemas Syamsudin saat penandatanganan MoU kerjasama strategis kedua belah pihak. (Jeihan Kahfi/SWA)

Sebagai upaya mensinergikan lulusan kampus dengan dunia industri, NET Mediatama Televisi bekerja sama dengan STIE MAIJI (Manajemen Industri & Jasa Indonesia) Business School untuk menciptakan lulusan perguruan tinggi yang siap bekerja dan langsung terjun ke dunia usaha.

Melalui kerja sama ini, para mahasiswa MAIJI Business School akan memperoleh kesempatan magang di NET, sementara para praktisi dari NET juga akan menjadi pengajar di kampus tersebut. Tidak hanya itu, lulusan terbaik MAIJI Business School juga akan mendapat jaminan diterima bekerja di NET.

Menurut Kemas Syamsudin, Ketua Maiji Business School peran perguruan tinggi saat ini adalah dengan mendekatkan diri dengan industri. “Tentunya ini akan membuat para lulusan lebih cepat menyesuaikan diri di dunia kerja. Inovasi kurikulum perlu dibenahi serta diperlukan pengajaran berbasis praktik,” ujarnya dalam diskusi bertajuk “Kampus dan Industri, Mungkinkah Tak Lagi Berjarak?” di kantor NET, Jakarta, (8/5/2018).

NET sebagai salah satu pemain dalam industri di bidang penyiaran melihat insight yang ada sebagai sebuah peluang yang baik untuk menjawab tantangan yang dihadapi oleh dunia pendidikan saat ini. “Kami melihat peluang yang baik untuk bekerja sama dengan NET yang saat ini menjadi representatif milenial untuk menawarkan inovasi di bidang pendidikan,” tambah Kemas.

Pada teknisnya mahasiswa tidak hanya belajar secara konvensional, namun juga langsung turun ke lapangan dan akan dimentori oleh dosen maupun pengajar yang merupakan praktisi yang kompeten di bidangnya. Kolaborasi NET dan MAIJI Business School ini diprioritaskan pula pada pembelajaran manajemen dan pembelajaran aspek wirausahanya.

“Key success factor industri adalah pada talenta. Talenta bukan hanya di depan layar, tetapi di belakang layar juga strategis. Kami mencoba membagi pengalaman yang selama ini terdapat di industri. Jangan sampai menyuruh orang lain tetapi tidak aplikatif,” ungkap Wishnutama Kusubandio, CEO NET Mediatama Televisi.

Kerjasama dengan NET dilakukan oleh MAIJI karena dianggap cukup representatif oleh generasi milenial. NET saat ini menduduki peringkat 10 besar perusahaan di Indonesia yang diminati oleh mahasiswa dalam hasil survei Indonesia’s Most Attractive Employers.

Sumber: swa.co.id
Categories
Berita

Kolaborasi untuk Memajukan Pendidikan bagi Milenial

Dunia pendidikan di Indonesia saat ini memang belum secara khusus dipersiapkan untuk melahirkan individu-individu yang siap menghadapi dunia usaha dan industri. Setelah menyelesaikan pendidikan, khususnya lulusan sarjana, justru banyak yang tidak memiliki pekerjaan.

Hal itu menunjukkan banyak para lulusan-lulusan baru atau fresh graduate tidak siap menerima tantangan serta kemajuan teknologi saat ini. Hal ini salah satunya disebabkan oleh beberapa kenyataan bahwa sebagian besar sarjana tidak dibekali dengan ilmu praktis yang cukup mempuni untuk bersaing di dunia industri.

Untuk mensinergikan dan menghubungkan para lulusan kampus dengan dunia industri, NET. TV bekerja sama dengan MAIJI Business School melakukan terobosan-terbosan baru untuk memacu daya kreativitas para sarjana yang baru menyelesaikan pendidikan serta unggul dalam keahlian.

“Indonesia dulu itu agen sumber daya alam,  ke depan ada kreativitas dan jasa yang bisa membuat kita maju. Kalau kita lihat perusahaan yang top itu bukan benda lagi tapi jasa contoh Amazon. Ini bukan kerja sama yang pertama kalinya kita lakukan,ini bukti keseriusan kita untuk selalu berkontribusi dan berbagai ilmu dengan generasi muda,” ujar Founder NET. TV Wishnutama, di The East Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/5).

Kerja sama antarlintas sektor ini bergerak di bidang pengembangan sumber daya manusia yang berada di Kampus MAIJI seperti magang untuk mahasiswa semester akhir, mendatangkan tenaga pengajar dari NET begitu juga pengembangan skill wirausaha di bidang digital.

“Nantinya mereka bisa kita berikan arahan soal wirausaha seperti bisnis startup dari segi digital developer, di sisi kreatif kita buat content graphic, bikin talent agency atau artist management dan banyak lagi,”tambah Wishnu.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Ketua MAIJI Busines School Kemas Syamsudin, menyatakan bahwa kolaborasi seperti ini diharapkan mampu memberikan inovasi baru dan melahirkan generasi muda yang berkualitas serta andal untuk mendukung perkembangan teknologi yang begitu cepat.

“Kami memilih NET untuk berkolaborasi karena saat ini NET cukup representatif kaum milenial untuk menawarkan inovasi di bidang pendidikan yang nantinya akan melahirkan anak-anak muda yang berani, inovatif untuk menjawab kemajuan zaman yang begitu cepat,” ujar Kemas.

Dalam acara tersebut, sebagai bentuk komitmen hubungan kerja sama, Wishnutama dan Kemas melakukan penandatanganan nota kesepakatan yang berisi poin-poin kerja sama yang dilaksanakan dalam beberapa waktu ke depan.

Wishnutama menambahkan, semangat kolaborasi ini ke depanya akan terus digalakkan kepada institusi pendidikan di daerah-daerah lain guna menciptkan lulusan-lulusan yang bukan hanya siap kerja, tapi juga siap menciptakan lapangan kerja.

“Kolaborasi seperti ini memang harus dilakukan untuk menciptkan lulusan perguruan tinggi yang siap pakai dan mampu terjun langsung ke dunia usaha baik sebagai profesional di perusahaan maupun jadi enterpreneur muda.”

Sumber: kumparan.com
Categories
Berita

Lulusan Terbaik Kampus Ini Langsung Diterima Kerja di NET.

Kemitraan antara dunia pendidikan dan industri merupakan isu strategis yang menyentuh kepentingan generasi milenial. Isu ini menjadi pembahasan dalam acara Media Discussion bertema “Kampus dan Industri, Mungkinkah Tak Lagi Berjarak?” yang menghadirkan CEO NET. Wishnutama sebagai pembicara utama.

“Grand design kita tak hanya menaikkan talenta di layar, tapi tak kalah penting mencetak talenta di belakang layar yang dididik untuk NET sendiri maupun industri secara umum,” ujar Wishnutama pada acara yang diselenggarakan di Gedung The East, Jakarta, Selasa 8 Mei 2018. Keberadaan talenta di belakang layar ini dibutuhkan untuk mengakselerasi kemajuan industri.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=dEoN4u45sls[/embedyt]

Berangkat dari pemikiran itu, NET memutuskan untuk menjalin kemitraan yang lebih erat dengan MAIJI Business School, salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. Kemitraan ini dituangkan dalam point-point kerjasama yang ditandatangani oleh Wishnutama mewakili NET. Mediatama Televisi dan Ir. Kemas Syamsudin, M.Si sebagai Ketua MAIJI Business School.

Lewat kerjasama ini nantinya mahasiswa MAIJI Business School akan mendapatkan kesempatan magang di NET. Para praktisi penyiaran dari NET juga akan menjadi pengajar di kampus tersebut. Satu lagi point kerjasama yang menarik, lulusan terbaik MAIJI Business School akan mendapatkan jaminan diterima bekerja di NET.

“Nanti ada kurikulum peminatan di bidang penyiaran, langsung magang dua semester di NET,” kata Kemas Syamsudin. “Tenaga ahli kalangan profesional dari NET juga akan datang ke kampus sehingga ada berbagi pengalaman yang aplikatif,” lanjutnya.

 

Pada acara diskusi ini, Wishnutama juga memaparkan data dari Universum, sebuah lembaga riset sumber daya manusia internasional. Data tersebut menempatkan NET dalam 10 besar perusahaan di Indonesia yang diminati oleh mahasiswa untuk bekerja di tiga kategori, yaitu perusahaan di bidang teknologi informasi (IT), business/commerce, dan humanity/liberal arts/education.

“Ternyata tidak harus perusahaan besar atau perusahaan yang sudah IPO (initial public offering) yang bisa menarik minat banyak anak muda,” kata Wishnutama. “Daya tarik NET inilah yang harus kita manfaatkan untuk pendidikan,” lanjutnya.

CEO NET ini mengatakan bahwa pengalaman para profesional NET ini harus dibagi. “Membagi pengalaman tersebut untuk mahasiswa agar bermanfaat untuk mereka di kemudian hari,” tukas Wishnutama. “Jangan sampai nyuruh orang tapi enggak aplikatif,” lanjutnya.

Sementara itu, Business Director NET, Kurnia menambahkan pentingnya visi kewirausahaan di lingkungan kampus. “Salah satu tujuan kuliah itu kerja, namun yang tak kalah krusial adalah ketiadaan lapangan kerja untuk menampung lulusan perguruan tinggi,” tutur Kurnia. Oleh karena itu, kemitraan NET dan MAIJI Business School ini diprioritaskan pula pada pembelajaran manajemen dan pembelajaran aspek wirausahanya.

Kampus MAIJI awalnya bernama Lembaga “Integrated Business Management” pada tahun 1990. Sejalan dengan perkembangan pendidikan tinggi, lembaga tersebut berkembang menjadi STIE Manajemen Industri dan Jasa Indonesia (STIE MAIJI) pada tahun 1999. Dan mulai 2018 ini, STIE MAIJI dikembangkan lagi dengan bermitra bersama PT. NET Mediatama Televisi menjadi MAIJI Business School.

Sumber: Netz.id