Seminar & Workshop BUAS – Hypnotic Copywriting & Storytelling

Berita / 13 May 2019 / By master

Dalam perkembangan dunia digital dan industri kreatif, kita mungkin semakin sering mendengar profesi Copywriter, yaitu orang yang menciptakan salinan atau kata-kata yang ampuh sebagai alat promosi dan bisa disebut dengan copywriting. Istilah copywriting sendiri sudah tidak asing lagi dalam industri kreatif, karena menjadi salah satu skill yang dibutuhkan para content creator.

Menariknya, kini ada teknik yang mungkin baru kita kenal dalam penulisan kreatif ini, yaitu Hypnotic Copywriting. Dalam Seminar & Workhop BUAS yang diadakan Maiji Business School hari Sabtu tanggal 4 Mei 2019, Materi Hypnotic Copywriting ini dibawakan oleh Asep Herna. Melalui materi ini, audiens diberikan ilmu tentang rahasia kemampuan menyentuh alam bawah sadar dan emosi melalui kata-kata.

Asep herna juga memaparkan bahwa manusia memiliki mekanisme pemikiran Conscious Mind dan Subconscious Mind, yang mana ternyata sebuah pesan menjadi sangat efektif ketika menyentuh subconscious mind (emotional benefit), bukan concious mind (rational benefit). Sehingga komunikasi yang lebih efektif justru berada pada dimensi di luar rasionalitas. Oleh sebab itu dalam membuat konten atau kampanye, suatu brand akan berusaha menyentuh audiens secara emosionalnya. Pola bahasa hipnosis ini bisa menjadi sangat powerful bila diaplikasikan dalam proses copywriting.

Sebagai ahli hypnotherapist bersertifikat, Dalam event ini Asep herna juga mengajak peserta workshop untuk melakukan  DEMO IDENTIFIKASI SUGESTIBILITAS dengan melakukan hipnotis yang menyentuh alam bawah sadar kita serta mengikuti instruksi yang diberikan, selain itu peserta juga diberi sugesti untuk melakukan hal-hal yang positif kedepannya.

Selain Hypnotic Copywriting dalam Seminar & Workshop BUAS juga memberikan Materi Storytelling yang dibawakan oleh Budiman Hakim. Seorang Storyteller, Creative Director, dan copywriter profesional dengan segudang pengalaman di dunia periklanan, sekaligus penulis beberapa buku tentang pemasaran kreatif dan copywriting.

Lewat  materi storytelling ini, Budiman hakim memaparkan fakta bahwa bercerita membuat orang lebih mudah mengingat pesan yang disampaikan, sehingga ia mempunyai pemahaman bahwa bercerita merupakan marketing yang terbaik. Ia juga menjelaskan beberapa teknik marketing yang biasa dilakukan, diantaranya, Rough Selling, Hard Selling, Soft Selling, dan Covert Selling. Dimana letak storytelling sendiri ada diantara Soft Selling dan Convert Selling.

Dalam Storytelling, brand disembunyikan di akhir atau awal cerita dengan kadar surprisenya yang tinggi, sehingga orang akan tetap mendengar bahkan mau share cerita tersebut meskipun mereka tau bahwa itu adalah iklan.

Tidak hanya wawasan, tapi juga begitu besar ilmu yang bisa didapat dari Seminar & Workshop BUAS ini. Kapan lagi sharing bersama ahlinya langsung dengan benefit ilmu yang bisa diterapkan di era digital yang moderen, seperti dalam membuat konten atau kampanye suatu brand. Sehingga sangat bagus untuk mengasah skill kita tanpa mengenal batasan usia.

Terima Kasih

Nama anda sudah terdaftar sebagai calon mahasiswa Maiji Business School. Harap memeriksa e-mail, untuk instruksi dan informasi kelengkapan berkas dan administrasi lainnya.

Pendaftaran