Kolaborasi untuk Memajukan Pendidikan bagi Milenial

Dunia pendidikan di Indonesia saat ini memang belum secara khusus dipersiapkan untuk melahirkan individu-individu yang siap menghadapi dunia usaha dan industri. Setelah menyelesaikan pendidikan, khususnya lulusan sarjana, justru banyak yang tidak memiliki pekerjaan.

Hal itu menunjukkan banyak para lulusan-lulusan baru atau fresh graduate tidak siap menerima tantangan serta kemajuan teknologi saat ini. Hal ini salah satunya disebabkan oleh beberapa kenyataan bahwa sebagian besar sarjana tidak dibekali dengan ilmu praktis yang cukup mempuni untuk bersaing di dunia industri.

Untuk mensinergikan dan menghubungkan para lulusan kampus dengan dunia industri, NET. TV bekerja sama dengan MAIJI Business School melakukan terobosan-terbosan baru untuk memacu daya kreativitas para sarjana yang baru menyelesaikan pendidikan serta unggul dalam keahlian.

“Indonesia dulu itu agen sumber daya alam,  ke depan ada kreativitas dan jasa yang bisa membuat kita maju. Kalau kita lihat perusahaan yang top itu bukan benda lagi tapi jasa contoh Amazon. Ini bukan kerja sama yang pertama kalinya kita lakukan,ini bukti keseriusan kita untuk selalu berkontribusi dan berbagai ilmu dengan generasi muda,” ujar Founder NET. TV Wishnutama, di The East Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/5).

Kerja sama antarlintas sektor ini bergerak di bidang pengembangan sumber daya manusia yang berada di Kampus MAIJI seperti magang untuk mahasiswa semester akhir, mendatangkan tenaga pengajar dari NET begitu juga pengembangan skill wirausaha di bidang digital.

“Nantinya mereka bisa kita berikan arahan soal wirausaha seperti bisnis startup dari segi digital developer, di sisi kreatif kita buat content graphic, bikin talent agency atau artist management dan banyak lagi,”tambah Wishnu.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Ketua MAIJI Busines School Kemas Syamsudin, menyatakan bahwa kolaborasi seperti ini diharapkan mampu memberikan inovasi baru dan melahirkan generasi muda yang berkualitas serta andal untuk mendukung perkembangan teknologi yang begitu cepat.

“Kami memilih NET untuk berkolaborasi karena saat ini NET cukup representatif kaum milenial untuk menawarkan inovasi di bidang pendidikan yang nantinya akan melahirkan anak-anak muda yang berani, inovatif untuk menjawab kemajuan zaman yang begitu cepat,” ujar Kemas.

Dalam acara tersebut, sebagai bentuk komitmen hubungan kerja sama, Wishnutama dan Kemas melakukan penandatanganan nota kesepakatan yang berisi poin-poin kerja sama yang dilaksanakan dalam beberapa waktu ke depan.

Wishnutama menambahkan, semangat kolaborasi ini ke depanya akan terus digalakkan kepada institusi pendidikan di daerah-daerah lain guna menciptkan lulusan-lulusan yang bukan hanya siap kerja, tapi juga siap menciptakan lapangan kerja.

“Kolaborasi seperti ini memang harus dilakukan untuk menciptkan lulusan perguruan tinggi yang siap pakai dan mampu terjun langsung ke dunia usaha baik sebagai profesional di perusahaan maupun jadi enterpreneur muda.”

Sumber: kumparan.com

Lulusan Terbaik Kampus Ini Langsung Diterima Kerja di NET.

Kemitraan antara dunia pendidikan dan industri merupakan isu strategis yang menyentuh kepentingan generasi milenial. Isu ini menjadi pembahasan dalam acara Media Discussion bertema “Kampus dan Industri, Mungkinkah Tak Lagi Berjarak?” yang menghadirkan CEO NET. Wishnutama sebagai pembicara utama.

“Grand design kita tak hanya menaikkan talenta di layar, tapi tak kalah penting mencetak talenta di belakang layar yang dididik untuk NET sendiri maupun industri secara umum,” ujar Wishnutama pada acara yang diselenggarakan di Gedung The East, Jakarta, Selasa 8 Mei 2018. Keberadaan talenta di belakang layar ini dibutuhkan untuk mengakselerasi kemajuan industri.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=dEoN4u45sls[/embedyt]

Berangkat dari pemikiran itu, NET memutuskan untuk menjalin kemitraan yang lebih erat dengan MAIJI Business School, salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. Kemitraan ini dituangkan dalam point-point kerjasama yang ditandatangani oleh Wishnutama mewakili NET. Mediatama Televisi dan Ir. Kemas Syamsudin, M.Si sebagai Ketua MAIJI Business School.

Lewat kerjasama ini nantinya mahasiswa MAIJI Business School akan mendapatkan kesempatan magang di NET. Para praktisi penyiaran dari NET juga akan menjadi pengajar di kampus tersebut. Satu lagi point kerjasama yang menarik, lulusan terbaik MAIJI Business School akan mendapatkan jaminan diterima bekerja di NET.

“Nanti ada kurikulum peminatan di bidang penyiaran, langsung magang dua semester di NET,” kata Kemas Syamsudin. “Tenaga ahli kalangan profesional dari NET juga akan datang ke kampus sehingga ada berbagi pengalaman yang aplikatif,” lanjutnya.

 

Pada acara diskusi ini, Wishnutama juga memaparkan data dari Universum, sebuah lembaga riset sumber daya manusia internasional. Data tersebut menempatkan NET dalam 10 besar perusahaan di Indonesia yang diminati oleh mahasiswa untuk bekerja di tiga kategori, yaitu perusahaan di bidang teknologi informasi (IT), business/commerce, dan humanity/liberal arts/education.

“Ternyata tidak harus perusahaan besar atau perusahaan yang sudah IPO (initial public offering) yang bisa menarik minat banyak anak muda,” kata Wishnutama. “Daya tarik NET inilah yang harus kita manfaatkan untuk pendidikan,” lanjutnya.

CEO NET ini mengatakan bahwa pengalaman para profesional NET ini harus dibagi. “Membagi pengalaman tersebut untuk mahasiswa agar bermanfaat untuk mereka di kemudian hari,” tukas Wishnutama. “Jangan sampai nyuruh orang tapi enggak aplikatif,” lanjutnya.

Sementara itu, Business Director NET, Kurnia menambahkan pentingnya visi kewirausahaan di lingkungan kampus. “Salah satu tujuan kuliah itu kerja, namun yang tak kalah krusial adalah ketiadaan lapangan kerja untuk menampung lulusan perguruan tinggi,” tutur Kurnia. Oleh karena itu, kemitraan NET dan MAIJI Business School ini diprioritaskan pula pada pembelajaran manajemen dan pembelajaran aspek wirausahanya.

Kampus MAIJI awalnya bernama Lembaga “Integrated Business Management” pada tahun 1990. Sejalan dengan perkembangan pendidikan tinggi, lembaga tersebut berkembang menjadi STIE Manajemen Industri dan Jasa Indonesia (STIE MAIJI) pada tahun 1999. Dan mulai 2018 ini, STIE MAIJI dikembangkan lagi dengan bermitra bersama PT. NET Mediatama Televisi menjadi MAIJI Business School.

Sumber: Netz.id